Langsung ke konten utama

Bintitan dan Cara Penanganannya

Bintitan adalah kondisi ketika bintil menyakitkan yang berbentuk seperti jerawat atau bisul tumbuh di tepi kelopak mata. Sebagian besar bintitan hanya muncul pada salah satu mata. Kondisi ini juga umumnya tidak berdampak buruk pada kemampuan penglihatan pengidap..

Kenali Bintitan Dan Cara Penanganannya..!!

Bintitan biasanya terjadi di kelopak mata bagian luar, tapi terkadang juga bisa muncul di bagian dalam. Bintil yang tumbuh di bagian dalam lebih menyakitkan daripada yang tumbuh di luar..

Gejala-gejala Bintitan

Indikasi bintitan termasuk mudah terdeteksi karena tumbuhnya benjolan merah yang mirip bisul pada kelopak mata. Gejala-gejala lain yang menyertai kondisi ini meliputi :

  • Mata berair dan merah.
  • Kelopak mata yang bengkak dan terasa nyeri.
  • Munculnya kotoran mata di sekeliling kelopak mata.

Jika Anda alami tidak menunjukkan tanda-tanda membaik setelah dua hari dan pembengkakan menyebar hingga ke bagian lain wajah, seperti pada pipi.

Penyebab Bintitan

Penyebab utama bintitan adalah bakteri stafilokokus. Bakteri ini biasanya hidup pada kulit manusia tanpa menyebabkan penyakit. Tetapi risiko bintitan akan meningkat jika kita menyentuh mata dengan tangan yang kotor..

Contoh infeksi akibat bakteri yang dapat memicu bintitan adalah infeksi yang terjadi pada akar bulu mata, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat..

Di samping bakteri, peradangan pada kelopak mata atau blefaritis juga dapat memicu terjadinya bintitan. Terutama jika Anda mengidap blefaritis jangka panjang. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau komplikasi akibat penyakit kulit rosaseae..

Langkah Pengobatan Bintitan

Sebagian besar bintitan bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-20 hari. Bintitan akan sembuh setelah pecah dan mengeluarkan nanah. Tetapi jangan pernah memencet atau memecahkan benjolan bintitan Anda. Tunggu sampai benjolan pecah sendiri.

Terdapat langkah-langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala serta ketidaknyamanan karena bintil tersebut. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Menjaga kebersihan mata, misalnya dengan menghindari pemakaian kosmetik untuk sementara
  2. Kompres air hangat. Mengompres kelopak mata dengan air hangat sebanyak 3-6 kali sehari dapat mengurangi rasa nyeri sekaligus mempercepat kesembuhan.
  3. Jangan memakai lensa kontak. Hindari lensa kontak sampai bintitan sembuh.
  4. Anda bisa mengonsumsi analgesik atau obat pereda sakit jika dibutuhkan.

Jika bintitan Anda tidak kunjung sembuh dan rasa nyeri bertambah parah, sebaiknya berobat ke dokter. Langkah penanganan yang umumnya dilakukan adalah mengeluarkan nanah agar tekanan pada mata akan berkurang..

Selain itu, penggunaan antibiotik terkadang akan dianjurkan. Terutama jika Anda juga mengalami komplikasi lain, misalnya kalazion (kista yang disebabkan tersumbatnya salah satu kelenjar pada kelopak mata) atau selulitis preseptal (infeksi pada jaringan di sekitar mata).

Pencegahan Bintitan

Menjaga kebersihan mata adalah langkah terpenting agar terhindar dari bintitan. Proses tersebut dapat kita lakukan melalui langkah-langkah sederhana sebagai berikut:

  1. Jangan menggosok mata. Tindakan ini dapat memicu iritasi dan berpindahnya bakteri ke mata.
  2. Lindungi mata Anda dengan senantiasa mencuci tangan sebelum menyentuh mata atau memakai kacamata pelindung saat membersihkan rumah agar terhindar dari debu.
  3. Jika Anda menggunakan lensa kontak, cuci dan sterilkan sebelum digunakan. Pastikan Anda tidaklupa mencuci tangan sebelum memasangnya.
  4. Perhatikan kosmetik yang Anda gunakan. Hindari kosmetik yang kedaluarsa, bersihkan dandanan Anda sebelum tidur, dan buanglah kosmetik untuk mata yang pernah Anda gunakan sebelum dan sewaktu mengidap bintitan.
  5. Segera tangani infeksi atau inflamasi pada kelopak mata dengan seksama.
Itulah beberapa penjelasan mengenai penyakit bintitan pada mata, Terimakasih dan semoga bermanfaat..!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sering Nyeri Otot, Berikut Cara Penanganannya

Nyeri otot atau myalgia adalah rasa sakit atau nyeri yang muncul pada bagian otot. Ini adalah kondisi yang umum dan bisa terjadi pada semua orang. Nyeri otot biasanya terkait dengan tingkat ketegangan, terlalu banyak beraktivitas, atau cedera dari olahraga dan/atau bekerja. Karena pada dasarnya nyeri otot mulai terasa ketika Anda sedang melakukan aktivitas atau setelahnya. Nyeri otot bisa dirasakan pada bagian mana pun karena hampir seluruh bagian tubuh memiliki jaringan otot dan biasanya tidak hanya melibatkan satu otot saja.. Kondisi ini bisa melibatkan ligamen, tendon, dan fasia. Fasia adalah jaringan ikat yang menghubungkan otot dengan otot dan jaringan di sekitarnya seperti saraf dan pembuluh darah.. Kenali Penyebab Munculnya Nyeri Otot..!! Nyeri otot yang dirasakan seseorang sering kali menghilang hanya dalam beberapa hari, tapi kondisi ini bisa juga bertahan hingga berbulan-bulan. Nyeri otot bisa juga menjadi tanda dari kondisi lain yang berdampak kepada seluruh bagian tu...

Keracunan Makanan? Kenali Penyebab dan Cara Penanganannya

Keracunan makanan adalah kondisi yang muncul akibat mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh organisme menular, seperti bakteri, virus, dan parasit. Selain itu bisa karena racun yang mereka keluarkan di makanan. Kontaminasi dapat terjadi saat makanan sedang diproses atau dimasak dengan tidak benar.. Kontaminasi yang umumnya terjadi pada kasus keracunan makanan disebabkan oleh: Bakteri, contohnya Campylobacter, salmonella, Escherichia coli (E. coli), Listeria, dan Shigella. Virus, contohnya norovirus dan Parasit, contohnya cryptosporidium, Entamoeba histolytica, dan giardia. Keracunan Berikut ini adalah beberapa contoh makanan yang mudah terkontaminasi jika tidak ditangani, disimpan, atau diolah dengan baik.. Daging mentah. Susu Makanan siap saji, misalnya potongan daging matang, keju lembek, dan roti isi kemasan. Telur mentah. Kerang-kerangan mentah. Berikut Gejala Keracunan Makanan..!! Gejala keracunan makanan bisa dimulai beberapa saat setelah makan h...

Kenali Cegukan dan Cara Penanganannya

Pada umumnya cegukan atau singultus merupakan kondisi umum yang dapat dialami oleh semua orang, mulai dari bayi hingga dewasa. Kondisi yang ditandai dengan suara “hik” ini terjadi ketika diafragma, atau membran otot yang memisahkan rongga dada dan rongga perut, mengalami kontraksi.. Tiap kontraksi pada organ yang juga memiliki peran penting dalam pernapasan tersebut akan mengakibatkan pita suara menutup tiba-tiba sehingga menghasilkan suara khas cegukan.. Pemicu Cegukan Bisa Terjadi.. Sebagian besar cegukan berlangsung singkat atau hanya beberapa menit. Hal ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Cegukan singkat ini diduga terpicu oleh beberapa hal, di antaranya akibat: Minuman panas Minuman bersoda Minuman beralkohol Mengonsumsi makanan pedas Makan terlalu cepat Merokok Stres, takut, atau gembira Perut yang kembunG Namun dalam beberapa kasus, cegukan juga ada yang bisa berlangsung lama, yaitu lebih dari dua hari. Biasanya cegukan seperti ini disebabkan oleh masalah...